• Minggu, 29 Januari 2023

Curah Hujan Tinggi Setiap Hari, Petani Dibayang-bayangi Tanam Ulang, Pemerintah Diminta Lakukan Antisipasi

- Senin, 23 Januari 2023 | 15:14 WIB
Surnita Sandi Wiranata.
Surnita Sandi Wiranata.

Cirebontimes.com - Curah hujuan yang cukup tinggi beberapa hari terakhir di Kabupaten Cirebon, tentunya berdampak buruk bagi sektor pertanian.

Curah hujan tinggi yang mengakibatkan genangan air atau banjir di sejumlah titik berdampak buruk bagi terhadap kelangsungan tanaman padi yang ditanam sebagian besar petani di Cirebon.

Kondisi tersebut saat ini dialami para petani yang ada di Kecamatan Arjawinangun dan Gegesik.

Baca Juga: Dari 42 Cabor di Kabupaten Cirebon, Diprediksi hanya 36 yang Punya Hak Suara di Musorkab

Pengamat ekonomi Cirebon, Dr Surnita Sandi Wiranata, MM.,Ak.,Cs memprediksi kalau situasai seperti ini dan tidak ada antisipasi serius dari pemangku kepentingan, maka yang akan dirugikan dari permasalahan banjir ini adalah petani.

"Berkaca dari permasalahan tahun-tahun sebelumnya, ada beberapa daerah seperti diwilayah barat dan utara terjadi banyak sawah yang harus tanam kembali akibat banjir," ujar Sandi saat dikonfirmasi melalui sambungan telpon selulernya, Senin 23 Januari 2023.

Sandi juga mengatakan, petani juga mengalami kerugian, selain biaya yang dikeluarkan juga waktu, karena harus mengulangi lagi proses tanam dari.

Baca Juga: Dari 42 Cabor di Kabupaten Cirebon, Diprediksi hanya 36 yang Punya Hak Suara di Musorkab

"Padi yang masa tanamnya masih muda apa bila terendam air dalam waktu 2 sampai 3 hari, maka akan berdampak pada pembusukan dibagian akar, kalau sudah seperti ini sudah otomatis tanaman padi mati." terangnya.

Guna mengantisipasi itu, Sandi berharap kepada pemangku kepentingan khusunya pemerintah Kabupaten Cirebon agar bisa melakukan antisipasi agar kejadian banjir ini tidak kembali terulang khususnya di areal persawahan.

Halaman:

Editor: Kalil Sadewo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X