Profauna Indonesia Temukan Seekor Lutung Jawa Mati di Hutan Lindung Malang

Home / Berita / Profauna Indonesia Temukan Seekor Lutung Jawa Mati di Hutan Lindung Malang
Profauna Indonesia Temukan Seekor Lutung Jawa Mati di Hutan Lindung Malang Sisa organ tubuh dari Lutung Jawa yang ditemukan mati mengenaskan di Hutan Lindung Malang. (Foto: Naufal Ardiansyah/TIMES Indonesia)

TIMESCIREBON, MALANG – Seekor Lutung Jawa ditemukan mati dalam kondisi mengenaskan di kawasan Hutan Lindung Malang, tepatnya di Dusun Perinci, Dau, Kabupaten Malang. Profauna Indonesia menduga satwa liar yang dilindungi itu diduga mati karena diburu oleh pemburu liar.

Ketua Profauna Indonesia, Rosek Nursahid, mengatakan pihaknya mendapat laporan masyarakat pada Senin (10/8/2020). Setelah mendapat laporan, tim ranger Profauna langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian.

Profauna-Indonesia-2.jpg

"Sudah tidak ada dagingnya. Sisa kepala dan kulitnya saja. Posisinya digantung di pohon yang tifa terlalu tinggi," katanya di kantor Petungsewu Wildlife Adventure, Dau, Malang, (11/8/2020).

Ia menjelaskan, adanya pemburuan liar terhadap satwa yang dilindungi negara adalah perbuatan melawan hukum. Lutung Jawa masuk kategori satwa langka Appendix II hingga terlarang diburu atau diperdagangkan.

Dalam konstitusi negara, perburuan Lutung Jawa juga bisa dikenakan pidana berdasarkan berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 (UU Konservasi Hayati) dengan ancaman 5 tahun penjara.

Terkait pemanfaatan daging Lutung Jawa, menurut Rosek, memang ada mitos yang mengatakan daging hewan tersebut dapat meningkatkan vitalitas.

Hewan tersebut diduga kuat dibunuh dengan cara ditembak menggunakan senapan. Padahal, Lutung Jawa ini merupakan hewan yang sangat bergantung pada hutan.

"Karena makanan utamanya adalah daun-daun hutan," imbuhnya.

Profauna telah melaporkan temuan ini kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur untuk dilakukan penindakan terhadap pemburu.

Kepala Seksi 6 Wilayah Probolinggo, BKSDA Jatim, Mamat Ruhimat yang datang ke lokasi kejadian menegaskan kasus ini akan ditindaklanjuti.

"Semoga bisa terungkap. Ini sebagai langkah awal untuk mengusut tuntas kasus ini. Kami bertanggungjawab untuk mengawasi satwa liar. Apalagi ini adalah satwa yang dilindungi," tegasnya.

"Ini amanah kami mencari tahu dan mengusut tuntas. Kami mohon waktu akan kami laporkan ke pimpinan. Harapan kami ini bisa terungkap supaya tidak terulang lagi," tambahnya.

Penemuan bangkai Lutung Jawa di Hutan Lindung Malang ini diyakini masih tidak lebih dari tiga hari. Lantaran kondisi fisik tidak begitu berbau menyengat dan kontur tubuhnya masih terbentuk, tidak hancur. Tim Ranger Profauna Indonesia juga menemukan alat jerat di tempat terpisah. Diduga kuat aksi pemburuan liar di hutan lindung Malang ini kerap terjadi. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com